MAJENE, RADARSULBAR NEWS – Sebanyak 30 balita keracunan usai menkonsumsi bubur pemberian makanan tambahan (PMT) pencegahan stunting yang dilakukan UPTD Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kecamatan Pamboang, Senin 6 Mei.
Para balita ini mendapat bubur sebagai makanan tambahan saat acara launching Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di pelataran Kantor Camat Pamboang Kabupaten Majene, Senin 6 Mei.
Usai keracunan, para balita ini mendapat perawatan di Puskesmas Pamboang, Kabupaten Majene. Bahkan ada yang dilarikan ke RSUD Majene untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Menurut Kepala UPTD DPPKB Kecamatan Pamboang Muhammad Jupri, kegiatan ini launcing PMT yang dilaksanakan di pelataran Kantor Camat Pamboang awalnya berjalan normal. Tetapi setelah sejumlah balita mengkonsumsi bubur makanan tambahan langsung beberapa balita mengalami mual dan muntah.
Ia pun menyebut baru kali ini kejadian, padahal sebelumnya kegiatan yang sama dilaksanakan di Kecamatan Banggae dan Banggae Timur.
“Kami tidak tahu apa sebabnya, mungkin ini sudah kuasa Allah SWT. Tetapi dipastikan dari makanan bubur yang di masak dari pihak kami,” ujar Jupri.
Kata dia, dari 100 target pemberian yang mengalami keracunan awalnya hanya 15 anak. Tetapi setelah beberapa jam korban bertambah hingga menapai 30-an balita.
Camat Pamboang Akbar Tambaru mengatakan ini kejadian sekitar pukul 14:00 WITA.
Awalnya semua normal, namun selesai kegiatan dan dirinya sudah sampai di rumah ada informasi bahwa ada kejadian keracunan anak-anak setelah makan pemberian UPTD DPPKB Kecamatan Pamboang.
Sejumlah korban keracunan saat ini masih dirawat di Puskesmas Pamboang. (*)