RADARSULBAR NEWS – Beberapa tahun terakhir penyalahgunaan pil sapi merebak di kalangan para pelajar.
Berbagai kasus yang melibatkan pelajar seperti tawuran, klitih juga konon tidak lepas dari penyalahgunaan pil sapi.
Dilansir dari laman bnn.go.id, dari beberapa kejadian klitih misalnya ketika pelaku diperiksa ternyata sebelum melakukan kejahatan klitih mengkonsumsi pil sapi untuk menambah keberanian.
Pil yang konon dihargai Rp. 25.000 dalam 1 strip yang berisi 10 tablet pasti adalah harga yang murah di kantong para pelajar. Apalagi jika diberikan secara cuma-cuma meskipun itu hanya di awal saja.
Tentu tahap selanjutnya pasti harus membayar atau mencari sendiri, bahkan ada yang jadi pengepul atau iseng-iseng mencari di situs e-commerce untuk membelinya secara serampangan.
BACA JUGA: Polres Mamasa Ungkap Sepanjang 2023 Ada 26 Pengguna Narkoba
Pil sapi adalah nama jalanan yang sangat ngetrend dikalangan para pelajar. Peminatnya relatif banyak dengan harga yang boleh dikatakan ramah dikantong pelajar.
Trihexyphenidyl adalah nama sebenarnya dari pil sapi. Trihexyphenidyl adalah nama yang berlaku secara internasional.
Orang awam kadang mudah menyebutnya dengan THP atau trihex. Sedangkan nama dagangnya (brand) sangat beragam tergantung penamaan dari pabrik yang membuatnya.
Trihex dikenal luas sebagai obat yang digunakan untuk penyakit parkinson (parkinson disease) yang gejalanya dapat membuat tubuh terasa kaku dan sulit untuk digerakkan.